Kenapa Saya Suka dengan Subdomain WWW

Pada semua project saya, saya selalu menggunakan subdomain WWW pada domain. Misal www.marsble.com atau www.staticaly.com, Hal ini saya lakukan bertujuan untuk menyatakan bahwa situs itu siap untuk dimuat dalam high traffic atau lalu lintas tinggi, setidaknya itu pemikiran saya untuk menyemangati diri sendiri untuk selalu menggunakan WWW pada situs web.

Apa hubungannya WWW dengan High Traffic?

Saat ini mungkin Kamu memiliki website yang kecil, namun dimasa yang akan datang kamu ingin website yang besar, sangat besar dengan lalu lintas mungkin hingga jutaan request per hari. Saya adalah pecinta performa, setelah melakukan peninjauan pada kinerja saya dari bahkan saat saya mulai berkarya dalam bidang internet, hal yang selalu sukai adalah speed. Seperti seberapa cepat situs saya diakses di negara ini, seberapa cepat respon waktu server untuk menyelesaikan permintaan dari pengakses, dan seberapa cepat saya menghabiskan secangkir kopi (yang ini saya akui cukup lama). Haha.

Bagaimana WWW bekerja?

WWW berperan sebagai hostname, dan non-WWW sering dikenal sebagai naked domain. Jika kita masih menggunakan DNS yang belum mendukung CNAME Flattening pada root domain, tentu kontrol kita terhadap domain sangatlah terbatas yang dimana root domain tersebut hanya dapat diapply menggunakan A Record, bukan CNAME. Kecuali DNS Provider yang digunakan mendukung CNAME Flattening seperti Cloudflare dan NS1.

Nah pada WWW kita dapat mengapply CNAME (Cannonical Name) yang dimana CNAME bisa saja adalah Load Balancer Server yang bekerja diseluruh dunia. dimana jika WWW diakses di negara seperti Indonesia, maka yang melayani adalah server Indonesia, bukan server asal yang mungkin terletak di US. Ya, percayakah kamu jika semua teknik itu dilakukan menggunakan DNS? Sangat banyak cara untuk melakukan geolokasi website, mungkin akan saya tulis yang saya ketahui di posting selanjutnya.

Apa keuntungan menggunakan WWW?

Banyak.

Saya bisa mengatakan banyak karena dengan WWW kamu dapat menggunakannya dengan sangat fleksibel, ketimbang non-WWW atau naked domain yang mungkin hanya dapat kita hubungkan pada alamat IP tertentu.

Apa yang terjadi pada CNAME tersebut?

CNAME tersebut dapat berupa load balancer atau CDN yang mungkin sudah diatur sebelumnya.

Contoh

Misal kamu menggunakan Blogger sebagai platform blogging, biasanya kamu mendapatkan CNAME ghs.google.com untuk diatur pada domain WWW kamu.

Atau pada Netlify, kamu mungkin mendapat hostname example.netlify.com yang nantinya diatur sebagai CNAME pada domain kamu.

Membatasi Cookie

Keuntungan lain dengan menggunakan WWW adalah kita dapat membatasi cookie pada situs kita agar misal kita menggunakan subdomain cdn.example.com untuk melayani permintaan file statis, maka situs dari www.example.com tidak membagikan cookie pada cdn.example.com, kecuali kamu mengaturnya untuk menggunakan cookie.

Membatasi Cookie dapat berpengaruh besar kepada load time, dimana URL yang tidak memiliki cookie akan lebih cepat dari pada yang ada cookienya.

Dan itu lah alasan mengapa saya suka dengan subdomain WWW.

Lalu apa yang terjadi pada non-WWW?

Jika kamu menggunakan WWW, sebaiknya kamu mengalihkan non-WWW pada domain WWW, hal itu dimaksudkan untuk memberitahu kepada pengguna atau pengunjung untuk mengakses satu resource inti, yaitu yang ada di WWW.

Kesimpulan

Tanpa WWW mungkin terlihat cantik, bersih dan simpel, namun WWW lebih terlihat profesional. Jadi mana yang akan kamu gunakan?

6 komentar tentang “Kenapa Saya Suka dengan Subdomain WWW”

  1. Frans, pengaturan di blogspot, memungkinkan kita untuk mengalihkan domain.com ke http://www.domain.com, bagaimana menurutmu? Apakah lebih baik mematikan fitur itu sehingga pengguna hanya bisa mengakses web melalui www, atau lebih baik mereka mengakses tanpa www (langsung domain.com)? Mohon penjelasannya

  2. Saya juga berada di sisi WWW ketimbang non-WWW

    Benar mas untuk jangka panjang lebih bagus dengan WWW, walupun sekarang sudah banyak juga website popular yang menggunakan tanpa WWW seperti misal medium dan Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *